Lampiran A — Pemasangan di Windows, Linux, dan macOS

CatatanDi bab ini, Anda akan:
  • Memasang Python 3.14 di Windows, Linux, atau macOS (atau memakai uv di ketiganya)
  • Membuat dan mengaktifkan lingkungan virtual (venv) di tiap sistem
  • Memeriksa bahwa pemasangan Anda sehat, memakai skrip kecil
  • Memasang alat pendukung buku: VS Code dan Git
  • Mengenali masalah pemasangan yang paling umum dan cara mengatasinya

Semua skrip lampiran ini ada di folder kode/bab71/. Di versi web, Anda juga bisa mengunduh semuanya sekaligus (zip).

Bab 4 sudah menuntun Anda memasang Python di Windows. Lampiran ini melengkapinya: ia mengumpulkan semua sistem operasi di satu tempat, ditambah cara membuat lingkungan virtual, alat pendukung, dan daftar “kalau begini, coba begitu”. Anggap ini seperti buku petunjuk di laci bengkel: tidak dibaca dari awal sampai akhir, tetapi dibuka bila ada baut yang macet.

Kejujuran dulu: apa yang diuji, apa yang tidak

Buku ini ditulis dan dijalankan di satu komputer Windows 11. Karena itu:

Bagian Status Dasarnya
Windows (Python install manager, py, venv, uv) Diuji di komputer penulis Perintah dijalankan; keluarannya ditampilkan
Linux (paket distro, pyenv, uv) Belum diuji di Linux Dokumentasi resmi, dibaca 2026-10-10
macOS (pemasang python.org, Homebrew, uv) Belum diuji di macOS Dokumentasi resmi, dibaca 2026-10-10

Setiap perintah Linux dan macOS di bawah ini ditandai asalnya. Bila sebuah perintah tidak saya temukan di dokumentasi resmi, saya tulis belum diverifikasi dan tidak saya sajikan sebagai kepastian. Nomor versi di komputer Anda boleh berbeda dari yang tertera di sini.

Terminal: tempat mengetik perintah

Semua perintah di lampiran ini diketik di terminal (dijelaskan di Bab 3):

  • Windows: buka PowerShell (cari “PowerShell” di menu Start).
  • macOS: buka aplikasi Terminal (di Launchpad, folder Other).
  • Linux: buka aplikasi Terminal dari menu aplikasi Anda.

Tanda $ di awal baris contoh Linux dan macOS hanyalah tanda “siap menerima perintah” (prompt). Jangan ikut mengetiknya.

CatatanINGAT

Python punya dua “sebutan” yang membingungkan pemula: python dan python3. Di Windows dengan Python install manager, python dan py sama-sama bisa dipakai. Di Linux dan macOS, biasakan mengetik python3, karena python kadang tidak ada atau menunjuk ke versi lain.

Peta keputusan: cara memasang yang mana?

%%{init: {"flowchart": {"diagramPadding": 40}}}%%
flowchart TD
  A(["Mulai"]) --> B{"Sistem operasi Anda?"}
  B -- "Windows" --> W["Python install manager<br/>py install 3.14"]
  B -- "macOS" --> M["Pemasang python.org<br/>atau Homebrew"]
  B -- "Linux" --> L{"Python 3.14 ada<br/>di paket distro?"}
  L -- "Ya" --> L1["Pasang dari paket distro"]
  L -- "Tidak / tidak tahu" --> L2["Pakai uv atau pyenv"]
  A --> U["Jalan pintas semua sistem:<br/>uv python install 3.14"]
  W --> V["Buat venv per proyek"]
  M --> V
  L1 --> V
  L2 --> V
  U --> V
  V --> Z(["Periksa dengan skrip pemeriksa"])

Memilih cara memasang Python: jalur utama per sistem, dan uv sebagai jalan pintas di semuanya.

Telusuri dari oval Mulai. Hampir semua jalur bermuara di langkah yang sama: membuat venv per proyek (bagian di bawah), lalu memeriksa hasilnya.

Windows

Python install manager

Dokumentasi resmi Python 3.14 untuk Windows (docs.python.org/3.14/using/windows.html, dibaca 2026-10-10) menyebut Python install manager sebagai cara yang disarankan. Pemasang lama berbentuk satu berkas besar dinyatakan usang sejak 3.14 dan tidak akan dibuat lagi untuk Python 3.16 ke atas. Ada tiga cara memasang pengelolanya:

  1. Microsoft Store: cari aplikasi Python install manager lalu klik Install.
  2. Berkas MSIX dari python.org: unduh dari python.org/downloads, klik dua kali, pilih Install. Paket Store dan paket python.org identik, tetapi tidak bisa dipasang bersamaan.
  3. MSI (untuk keperluan khusus, misalnya Windows Server 2019): tanpa antarmuka dan memasang untuk seluruh komputer. Pemula tidak perlu ini.

Setelah pengelola terpasang, pasang Pythonnya:

py install 3.14

Perintah pengelola lain yang tercantum di dokumentasi yang sama:

Perintah Fungsi
py list Menampilkan runtime Python yang terpasang
py list --online 3.14 Menampilkan yang bisa dipasang
py install 3.14 Memasang Python 3.14
py uninstall 3.14 Mencopot Python 3.14
py -V:3.14 skrip.py Menjalankan skrip dengan Python 3.14 (opsi ini harus ditulis lebih dulu)
py install --refresh Membuat ulang pintasan Start menu dan alias

Hasil di komputer penulis

Di komputer penulis, perintah pymanager list (nama lengkap pengelola, lihat kotak AWAS di bawah) menghasilkan ini pada 2026-10-10. Teks di bawah disalin dari keluaran asli, bukan dibuat saat buku dibangun:

Tag      Name                  Managed By  Version  Alias
-- No runtimes. Use 'py install <version>' to install one. --

* These runtimes were found, but cannot be updated or uninstalled. *
3.14  *  Python 3.14 (64-bit)  PythonCore  3.14.8
3.12     Python 3.12 (64-bit)  PythonCore  3.12.10

Artinya: pengelola sendiri belum memasang Python apa pun, tetapi ia menemukan dua Python yang dipasang lewat cara lama (3.14.8 dan 3.12.10). Bintang * menandai versi bawaan. Keduanya tetap bisa dipakai lewat py.

PeringatanAWAS

Di komputer penulis ada tiga berkas bernama py.exe sekaligus: satu di C:\WINDOWS, satu di folder Python lama, satu lagi dari install manager. Ketika penulis mengetik py list, yang menjawab adalah py.exe lama, yang mengira list adalah nama skrip dan menjawab “can’t open file … list”. Sedangkan pymanager list selalu memanggil pengelola yang baru. Dokumentasi resmi mencatat gejala yang sama: peluncur lama bisa mengambil prioritas, dan obatnya adalah mencopot “Python launcher” dari Installed apps. Bila perintah py install atau py list Anda tidak dikenal, gunakan pymanager sebagai gantinya.

Memeriksa versi

py --version

Di komputer penulis: Python 3.14.8. Perintah ini bekerja baik dengan peluncur lama maupun baru. Dokumentasi pengelola tidak membahas py --version secara khusus; pembuktiannya hanya dari uji penulis di atas.

Folder PATH

Dokumentasi menyebut penambahan %LocalAppData%\Python\bin ke PATH (daftar folder tempat Windows mencari program) sebagai pilihan, bukan kewajiban. Biarkan juga %UserProfile%\AppData\Local\Microsoft\WindowsApps tetap ada di PATH, sebab menghapusnya dapat merusak pintasan.

Pemasangan lewat skrip (opsional)

Untuk pemasangan otomatis, dokumentasi resmi menyarankan WinGet:

winget install 9NQ7512CXL7T -e --accept-package-agreements --disable-interactivity
py install --configure -y

Kode ini tidak dijalankan saat buku dibuat karena mengubah komputer penulis, jadi keluarannya tidak ditampilkan; perintahnya disalin dari dokumentasi resmi di atas.

Linux

Status: belum diuji di Linux. Isi bagian ini bersumber dari dokumentasi resmi (docs.python.org/3.14/using/unix.html, dibaca 2026-10-10).

Python dari paket distro

Dokumentasi resmi menyatakan Python sudah terpasang bawaan di sebagian besar distribusi Linux dan tersedia sebagai paket di distribusi lainnya. Dokumen itu tidak memberi perintah pemasangan Python itu sendiri (ia menyerahkannya pada panduan tiap distro). Periksa dulu apa yang Anda punya:

$ python3 --version

Versinya mungkin bukan 3.14: itu tergantung distribusi dan rilisnya, dan saya tidak dapat memastikannya untuk distro Anda. Buku ini dijalankan dengan Python 3.14.8; hampir semua skrip sudah dicoba pula di 3.12.10 dengan hasil yang sama (lihat kotak TIPS di Bab 4), tetapi Bab 47 membahas fitur yang hanya ada di versi tertentu.

Dokumentasi resmi memuat perintah untuk IDLE (editor bawaan Python) yang kadang tidak ikut terpasang:

$ sudo apt update && sudo apt install idle          # Debian dan Ubuntu
$ sudo dnf install python3-idle                     # Fedora, RHEL, CentOS
$ sudo zypper install python3-idle                  # SUSE dan openSUSE
$ sudo apk add python3-idle                         # Alpine
CatatanINGAT

Di Linux, python3 -m venv dan pip kadang disediakan sebagai paket terpisah oleh distribusinya. Panduan resmi pengemasan Python menulis: “On Linux, you may have to install an additional package such as python3-pip”. Nama paket persis untuk venv di distro Anda (di Debian dan Ubuntu kemungkinan python3-venv) belum saya verifikasi ke dokumentasi distro; bila python3 -m venv mengeluh soal ensurepip, cari paket venv milik distro Anda.

pyenv: memasang banyak versi Python

pyenv memasang beberapa versi Python berdampingan dengan mengompilasinya. Menurut github.com/pyenv/pyenv (dibaca 2026-10-10):

$ curl -fsSL https://pyenv.run | bash
$ pyenv install -l          # daftar versi yang bisa dipasang
$ pyenv install 3.14        # awalan versi dipetakan ke rilis terbaru yang cocok
$ pyenv global 3.14

Sebelum pyenv install, pasang dulu pustaka pembangun (build dependencies); daftarnya ada di wiki pyenv, bagian “Suggested build environment”. Pyenv juga butuh penyiapan shell (baris eval "$(pyenv init - bash)" di ~/.bashrc, atau padanannya untuk zsh dan fish; lihat README-nya). Karena pyenv mengompilasi Python, pemasangan bisa makan waktu beberapa menit.

Catatan: README pyenv menyatakan pyenv tidak mendukung Windows di luar WSL (Windows Subsystem for Linux); bagi Windows ia merekomendasikan fork bernama pyenv-win. Buku ini tidak membahas pyenv-win.

Membangun dari kode sumber

Dokumentasi resmi memberi urutan ./configure, make, make install, tetapi menyarankan make altinstall supaya berkas python3 bawaan sistem tidak tertimpa. Ini jalur tingkat lanjut; pemula sebaiknya memakai uv atau pyenv.

macOS

Status: belum diuji di macOS. Sumber: docs.python.org/3.14/using/mac.html dan docs.brew.sh/Language-Runtimes-and-Packages, dibaca 2026-10-10.

Pemasang dari python.org

Unduh pemasang dari python.org/downloads dan klik dua kali. Menurut dokumentasi resmi, pemasang ini berjenis universal2 (berjalan di Mac Apple Silicon maupun Intel) dan memerlukan akun macOS dengan hak Administrator. Hasilnya: folder Python 3.14 di Applications (berisi IDLE dan Python Launcher), kerangka di /Library/Frameworks/Python.framework, dan tautan di /usr/local/bin/.

Setelah itu, klik dua kali Install Certificates.command di folder /Applications/Python 3.14/. Ini memasang sertifikat keamanan agar Python bisa mengunduh dari internet. Tanda berhasilnya: muncul tulisan Successfully installed certifi dan update complete.

Jalankan Python dengan python3 (atau python3.14):

$ python3 --version
PeringatanAWAS

macOS membawa /usr/bin/python3 bawaan Apple. Dokumentasi resmi menyebutnya “biasanya lebih tua dan tidak lengkap”, dibuat untuk alat pengembang Apple, dan jangan diubah atau dihapus. Setelah memasang dari python.org, python3 Anda semestinya sudah menunjuk ke yang baru; bila ragu, periksa dengan which python3.

Homebrew

Homebrew adalah pengelola paket untuk macOS (brew.sh). Dokumentasi Python menyebutnya sebagai distribusi alternatif yang tidak dipelihara tim inti Python. Dokumentasi Homebrew menyatakan paket Python bawaannya memasang python3 dan pip3, dan menyarankan memasang dependensi proyek di venv, bukan di lingkungan dasar Homebrew (yang ditandai “externally managed” menurut PEP 668). Dokumentasi Homebrew yang saya baca tidak mencantumkan perintah brew install python secara harfiah (ia menyuruh memakai brew info python untuk melihat versi terkini); panduan VS Code menulis brew install python3. Karena itu, periksa dulu dengan brew info python.

uv: jalan pintas di semua sistem

uv (dikenalkan di Bab 17) bisa memasang Python sekaligus mengelola proyek. Menurut docs.astral.sh/uv (dibaca 2026-10-10), memasang uv:

# macOS dan Linux
$ curl -LsSf https://astral.sh/uv/install.sh | sh

# Windows (PowerShell)
powershell -ExecutionPolicy ByPass -c "irm https://astral.sh/uv/install.ps1 | iex"

# alternatif: Homebrew (macOS) atau WinGet (Windows)
$ brew install uv
winget install --id=astral-sh.uv -e

Lalu Python-nya (dari panduan uv):

uv python install 3.14      # pasang Python 3.14
uv python list              # lihat yang tersedia dan terpasang
uv venv                     # buat venv; memasang Python lebih dulu bila belum ada

Menurut panduan itu, uv memakai Python yang sudah ada di sistem bila cocok dan, secara bawaan, mengunduh sendiri Python yang dibutuhkan. Di komputer penulis, uv --version menjawab uv 0.11.28; uv sudah terpasang sebelumnya, jadi pemasangan uv sendiri tidak diuji ulang.

Perintah curl ... | sh mengunduh sebuah skrip lalu langsung menjalankannya. Resmi dan lazim, tetapi Anda sebaiknya terbiasa membaca skripnya dulu (buka alamatnya di browser) atau memakai pengelola paket (brew, winget). Uji dulu di komputer yang bukan komputer produksi.

Lingkungan virtual (venv) di tiap sistem

Bab 17 menjelaskan mengapa tiap proyek perlu venv. Ini ringkasan bagaimana di tiap sistem, dari panduan resmi pengemasan dan docs.python.org/3.14/library/venv.html (dibaca 2026-10-10):

Langkah Windows (PowerShell) Linux dan macOS (bash/zsh)
Buat py -m venv .venv python3 -m venv .venv
Aktifkan .venv\Scripts\Activate.ps1 source .venv/bin/activate
Di cmd.exe .venv\Scripts\activate.bat (tidak berlaku)
Periksa where python which python
Periksa pip py -m pip --version python3 -m pip --version
Nonaktifkan deactivate deactivate

Setelah aktif, nama folder venv muncul di awal prompt, dan python menunjuk ke Python di dalam venv.

TipTIPS

Anda tidak wajib mengaktifkan venv. Dokumentasi resmi mengatakan Anda cukup memanggil Python di dalamnya dengan jalur lengkap, misalnya .venv\Scripts\python.exe skrip.py di Windows atau .venv/bin/python skrip.py di Linux dan macOS. Begitulah proyek buku ini dijalankan.

Uji nyata: membuat venv dari skrip

Python bisa membuat venv lewat modul venv (yang sama dipakai perintah -m venv). Skrip ini membuatnya di folder _tmp/, lalu memeriksa isinya:

02_buat_venv.py
# Lampiran A - Membuat lingkungan virtual (venv) dari Python
import shutil
import subprocess
import sys
import venv
from pathlib import Path

folder = Path(__file__).parent / "_tmp" / "venv_contoh"
if folder.exists():
    shutil.rmtree(folder)  # hanya folder contoh milik skrip ini

venv.create(folder, with_pip=True)
print("Lingkungan dibuat:", folder.exists())

# Di Windows program ada di Scripts/, di Linux dan macOS di bin/
sub = "Scripts" if sys.platform == "win32" else "bin"
isi = sorted(p.name for p in (folder / sub).iterdir())
print("Isi folder", sub + ":", ", ".join(isi[:6]), "...")

python_venv = folder / sub / ("python.exe" if sys.platform == "win32" else "python")
for argumen in (["--version"], ["-m", "pip", "--version"]):
    hasil = subprocess.run([str(python_venv), *argumen], capture_output=True, text=True)
    teks = hasil.stdout.strip()
    label = "python " + " ".join(argumen[:2])
    print(f"{label:<18}->", teks.split(" from ")[0])  # buang jalur
Lingkungan dibuat: True
Isi folder Scripts: Activate.ps1, activate, activate.bat, activate.fish, deactivate.bat, pip.exe ...
python --version  -> Python 3.14.8
python -m pip     -> pip 26.2.1

Baris pertama membuktikan venv terbentuk. Baris kedua menunjukkan isi folder Scripts di Windows: ada activate, Activate.ps1, activate.bat, dan seterusnya (di Linux dan macOS skrip aktivasinya ada di bin/). Dua baris terakhir memanggil Python dan pip di dalam venv secara langsung, tanpa aktivasi. Di venv segar ini pip sudah ikut terpasang. Nomor versi pip akan berubah seiring waktu; yang penting ia menjawab.

PeringatanAWAS

Di Windows PowerShell, Activate.ps1 kadang ditolak dengan pesan tentang execution policy (kebijakan menjalankan skrip). Dokumentasi resmi menyebut obatnya: Set-ExecutionPolicy -ExecutionPolicy RemoteSigned -Scope CurrentUser. Itu mengubah pengaturan keamanan akun Anda, jadi pertimbangkan jalan lain: pakai cmd.exe dengan activate.bat, atau tidak mengaktifkan venv sama sekali (lihat TIPS di atas). Kebijakan di komputer penulis tidak diuji untuk kasus ini.

Memeriksa lingkungan Anda

Jalankan skrip pemeriksa ini di komputer Anda. Ia mencatat versi Python, sistem operasi, apakah modul yang dibutuhkan ada, dan apakah beberapa perintah ditemukan di PATH:

01_periksa_lingkungan.py
# Lampiran A - Memeriksa lingkungan Python di komputer Anda
import platform
import shutil
import sys

print(f"{'Versi Python':<16}: {platform.python_version()}")
print(f"{'Sistem operasi':<16}: {platform.system()}")
print(f"{'Arsitektur':<16}: {platform.machine()}")
print(f"{'Seri 3.14?':<16}: {'ya' if sys.version_info[:2] == (3, 14) else 'tidak'}")

# Modul bawaan yang dibutuhkan untuk lingkungan virtual
for modul in ("venv", "ensurepip", "tkinter", "sqlite3"):
    try:
        __import__(modul)
        status = "ada"
    except ImportError:
        status = "TIDAK ada"
    print(f"{'modul ' + modul:<16}: {status}")

# Perintah yang dicari di PATH (hasilnya berbeda di tiap komputer)
for perintah in ("python", "py", "uv", "git", "code"):
    status = "ditemukan" if shutil.which(perintah) else "tidak ditemukan"
    print(f"{'perintah ' + perintah:<16}: {status}")
Versi Python    : 3.14.8
Sistem operasi  : Windows
Arsitektur      : AMD64
Seri 3.14?      : ya
modul venv      : ada
modul ensurepip : ada
modul tkinter   : ada
modul sqlite3   : ada
perintah python : ditemukan
perintah py     : ditemukan
perintah uv     : ditemukan
perintah git    : ditemukan
perintah code   : ditemukan

Ini keluaran komputer penulis; keluaran Anda akan berbeda pada baris sistem operasi, arsitektur, dan perintah yang ditemukan. Cara membacanya:

  • Versi Python dan Seri 3.14? memberi tahu apakah Anda memakai versi acuan buku.
  • modul venv / ensurepip harus ada. Bila TIDAK ada di Linux, lihat kotak INGAT di bagian Linux.
  • modul tkinter hanya dibutuhkan untuk contoh antarmuka jendela di Bab 42; sqlite3 untuk Bab 24.
  • perintah … ditemukan berarti ada di PATH. tidak ditemukan bukan kesalahan: itu hanya berarti perintah itu belum terpasang atau belum ada di PATH.

Alat lain yang dipakai buku ini

Alat Untuk apa Cara memasang Wajib?
VS Code Editor kode code.visualstudio.com Tidak (Notepad cukup untuk pemula)
Git Pelacak versi (Bab 20) git-scm.com/downloads Mulai Bab 20
Quarto Menyusun buku ini - Tidak perlu untuk membaca atau mengikuti buku

Panduan VS Code (dibaca 2026-10-10) menyebut: pasang ekstensi Python lalu pilih interpreter lewat Command Palette dengan perintah Python: Select Interpreter. Untuk Windows ia memeriksa pemasangan dengan py -3 --version. Di komputer penulis, VS Code dan Git terpasang (code dan git ditemukan di skrip pemeriksa; git --version menjawab git version 2.55.0.windows.3), tetapi proses memasangnya tidak diuji ulang.

Alat berat yang hanya dibutuhkan bab tertentu ada petunjuknya di bab itu: PostgreSQL dan PostGIS (Bab 24 dan 40), QGIS (Bab 40), Redis (Bab 67), Docker (Bab 48), serta driver NVIDIA dan CUDA (Bab 55). Pasang hanya saat Anda sampai di bab itu.

Masalah umum dan solusinya

Gejala Kemungkinan penyebab Yang bisa dicoba
py tidak dikenal (Windows) Install manager belum terpasang, atau alias dimatikan Pasang pengelola (lihat bagian Windows); buka terminal baru setelah memasang
py list / py install dijawab “can’t open file” py.exe lama mengambil prioritas Pakai pymanager list; atau copot “Python launcher” lama dari Installed apps (kata dokumentasi resmi)
python membuka Microsoft Store (Windows) Alias Store aktif tanpa Python terpasang Pasang Python dulu; perintah py tetap bisa dipakai
python tidak ditemukan (Linux/macOS) Hanya ada python3 Ketik python3; di venv aktif, python tersedia
pip memberi externally-managed-environment Python milik distro/Homebrew melarang pemasangan global (PEP 668) Buat venv, lalu pasang di situ; jangan memakai --break-system-packages
python3 -m venv gagal soal ensurepip (Linux) Paket venv distro belum terpasang Cari paket venv distro Anda (belum diverifikasi nama paketnya)
Activate.ps1 ditolak Kebijakan eksekusi PowerShell Pakai activate.bat di cmd, atau panggil python.exe venv langsung
Pustaka gagal dipasang karena tidak ada kompilator Tidak ada paket jadi (wheel) untuk Python/OS Anda Coba versi Python lebih lama, uv, atau conda (Bab 17 dan Bab 38)
Sertifikat SSL gagal (macOS python.org) Lupa menjalankan Install Certificates.command Jalankan berkasnya (lihat bagian macOS)
Skrip “tidak menemukan modul” padahal sudah dipasang Dipasang di venv/Python yang berbeda dari yang menjalankan skrip Jalankan python -m pip install ... dengan Python yang sama; periksa which python / where python
Venv rusak setelah folder dipindah Venv tidak bisa dipindah atau disalin Buat ulang venv (kata dokumentasi resmi) dan pasang ulang dari requirements.txt

Baris tentang py list, externally-managed-environment, Activate.ps1, venv yang dipindah, dan sertifikat SSL bersumber dari dokumentasi resmi yang dikutip di lampiran ini. Baris lainnya adalah pengalaman umum yang tidak saya uji di komputer penulis (label: kemungkinan); nama paket venv di Linux bahkan belum diverifikasi.

CatatanINGAT

Bila bingung, kembali ke dasar: (1) py --version atau python3 --version, (2) buat venv di folder proyek, (3) panggil Python di dalam venv dengan jalur lengkap. Tiga langkah itu menyelesaikan sebagian besar masalah pemasangan.

Selanjutnya: Lampiran B merangkum perintah penting dalam lembar contekan. Bila Anda mencari urutan belajar, lompat ke Lampiran E.