Lampiran A — Perbandingan Model Claude
Fable, Opus, Sonnet, dan Haiku: keunggulan, kekurangan, dan deskripsi
Ringkasan keunggulan, kekurangan, dan deskripsi tiap model Claude, berdasarkan informasi resmi Anthropic, Juli 2026.
| Model | Deskripsi | Keunggulan | Kekurangan |
|---|---|---|---|
| Claude Fable 5 | Model kelas “Mythos” — tingkat kemampuan di atas Opus, dirancang untuk kerja agentic jangka panjang dan penalaran paling kompleks. | Performa tertinggi di keluarga Claude: coding jangka panjang, riset ilmiah, analisis keuangan, visi state-of-the-art, konteks 1 juta token. | Paling mahal ($10/$50 per juta token). Classifier keamanan cukup konservatif. Adaptive thinking tidak bisa dimatikan. |
| Claude Opus 4.8 | Model andalan untuk coding agentic kompleks dan pekerjaan enterprise; pilihan default untuk sebagian besar kasus. | Penalaran, coding, dan kemampuan enterprise kuat; konteks 1 juta token; lebih murah dari Fable ($5/$25). | Di bawah Fable 5 dalam benchmark performa murni. Masih lebih mahal dibanding Sonnet/Haiku. |
| Claude Sonnet 5 | Kombinasi terbaik antara kecepatan dan kecerdasan — titik tengah ideal untuk kebutuhan sehari-hari. | Seimbang performa & latensi, cukup cepat, harga terjangkau ($3/$15), konteks 1 juta token. | Tidak sekuat Opus/Fable untuk tugas penalaran paling berat atau agentic jangka sangat panjang. |
| Claude Haiku 4.5 | Model tercepat dengan kecerdasan mendekati level frontier — cocok volume tinggi dan respons instan. | Latensi paling rendah, paling hemat biaya ($1/$5), tetap mendukung extended thinking. | Jendela konteks paling kecil (200k token), output maksimum lebih rendah, kurang cocok tugas sangat kompleks. |