BAB 7
Ragam Model & Cara Memilih Model yang Tepat
Kenapa satu perusahaan punya banyak model, plus kerangka praktis memilihnya
7.1 Kenapa Satu Perusahaan Punya Banyak Model?
Setiap perusahaan AI membuat beberapa tingkatan (tier) model karena ada trade-off antara tiga hal: kepintaran, kecepatan, dan biaya. Model paling pintar biasanya paling mahal dan paling lambat, model paling cepat biasanya paling murah tapi kurang pintar untuk tugas sangat kompleks.
| Kelas | Claude | ChatGPT | Grok | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Kelas tertinggi | Claude Fable 5 | GPT-5.6 Sol | Grok 4 Heavy | Riset, coding kompleks, analisis mendalam |
| Kelas menengah | Claude Opus / Sonnet | GPT-5.6 Terra / GPT-5.5 | Grok 4.3 / 4.5 | Kebutuhan sehari-hari yang cukup kompleks |
| Kelas ringan | Claude Haiku | GPT-5.6 Luna / mini-nano | Grok 4.1 Fast | Tugas ringan bervolume tinggi |
7.2 Cara Memilih Model yang Tepat
Sebagai pengguna biasa, aplikasi biasanya sudah otomatis memakai model default yang seimbang. Tapi kalau Anda ingin memilih manual, kerangka sederhana berikut bisa jadi panduan cepat:

7.3 Studi Kasus Mudah: Memilih Model untuk 3 Tugas Berbeda
| Kebutuhan | Pilihan & Alasan |
|---|---|
| Menjawab 10.000 chat layanan pelanggan per hari (pertanyaan jam buka toko) | Model tercepat/termurah (mis. Haiku) — volume tinggi, tugas sederhana. |
| Menulis email harian, meringkas dokumen kerja | Model seimbang (mis. Sonnet) — cukup pintar, cepat, dan terjangkau. |
| Riset mendalam menganalisis 500 halaman laporan keuangan | Model kelas tertinggi (mis. Opus/Fable) — butuh penalaran berlapis. |